Weekuri, Sambutan Magis Tanah Sumba

Suara pemberitahuan awak pesawat membangunkan tidurku yang hampir selama perjalanan udara dari Kupang ke Tambolaka di waktu pagi. Mataku terbuka dengan memandangi padang dan perbukitan khas yang magis, ya saya hampir sampai, selamat datang tanah Sumba.

Mendarat di Bandara Tambolaka di Sumba Barat menjadi awal perjalananku yang penuh semangat untuk berkenalan dengan Sumba, destinasi yang sedang diminati banyak pengelana termasuk saya. Rasa senang dan semangat membawa saya bergegas keluar pesawat menuju gedung bandara dan segera menjelajah Sumba. Saya memulai dari Sumba Barat Daya yang punya laguna ikonik bernama Weekuri.

dsc01015.jpg

Perjalanan menuju laguna ini sangat memanjakan mata yang masih setengah mengantuk. Hamparan padang sabana dan tanah kering menghiasi di kanan dan kiri jalan menemani saya melaju menuju Weekuri. Sesekali terlihat beberapa rumah warga yang cukup berjarak antara satu dan lainnya, padahal pikiran saya tidak akan ada rumah di sepajang jalan ini. Mobil melaju terus di jalan yang sangat bagus dan mulus meskipun sampai pedalaman yang akhirnya mengantarkan saya pada pintu masuk Danau Weekuri dengan penampakan kain-kain Sumba, selamat datang di Weekuri.

Danau Weekuri terletak di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Danau Weekuri yang memiliki warna hijau kebiru-biruan ini menjadikannya sebagai danau yang sangat unik di Indonesia jika dibandingkan dengan danau-danau pada umumnya, karena terdapata kandungan air asin dan air payau. Air asin berasal dari air lautan lepas yang berada di kisaran danau yang masuk dari celah-celah bebatuan yang berada di gugusan karang sekitaran danau. Selain air payau yang berasal dari laut, hal unik lainnya di danau ini terdapat beberapa titik sumber mata air tawar yang membuat terjadinya gradasi warna air yang bervariatif, dari warna biru cerah, biru kehijau-hijauan, hingga hijau tosca dan bahkan ada ait yang terasa hangat dan ada yang terasa dingin.

DSC01042

Weekuri berjarak sekitar 60 km dari Tambolaka yang merupakan ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya, akses untuk menuju lokasi ini masih cukup sulit karena belum ada transportasi umum yang menjangkau lokasi ini. Karena lokasinya yang cukup jauh dari perkotaan, sehingga perlu membawa kendaraan pribadi dengan pemandu yang tahu lokasi ini karena tidak ada petunjuk jalan yang jelas menuju ke lokasi. Ada beberapa penduduk lokal setempat yang menjaga pos pintu masuk Weekuri dan pengunjung dapat membayar tiket masuk seikhlasnya saja untuk menikmati danau indah ini.

Selain menikmati keindahan Danau Weekuri dengan berenang atau sekadar bermain air, pengunjung juga dapat menikmati dan menjelajah dari ketinggian keindahan bukit karang yang menjorok ke lautan lepas. Ketika menaiki karang, pengunjung harus ekstra hati-hati karena bebatuan karang ini sangat lancip dan tajam, sehingga dapat melukai kaki jika tidak hati-hati. Dari atas puncak bukit karang ini, pengunjung akan dimajakan panorama indah Danau Weekuri serta lautan biru dengan ombaknya menghantam gugusan karang yang mengelilingi danau ini secara bersamaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: