Jelajah Amazon Maros dan Kampung di Rammang-Rammang

Untuk mencapai Rammang-Rammang, wisatawan harus menempuh perjalanan selama 30 menit dengan menyewa kapal dan berkeliling area Rammang-Rammang dengan menyusuri aliran Sungai Pute. Perjalanan dimulai dari Dermaga Rammang-Rammang di hulu Sungai Pute. Sepanjang perjalanan, kamu akan menemui gugusan bukit karst, hutan daun nipah, dan tanaman bakau air payau yang membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan. Berlayar di Sungai Pute akan merasakan senasi seperti sedang berlayar di Sungai Amazon yang terkenal di dunia.

DSC00630
Sungai Pute dari Dermaga Rammang-Rammang

Panorama khas amazon sangat terasa di Sungai Pute, dengan gugusan hiasan hutan tanaman bakau dan semak belukar di samping sungai yang juga membuat suasana menjadi sejuk dan tenang. Perpaduan warna kehijauan dari air sungai, berpadu dengan keberadaan flora yang ada di sekitar aliran sungai ini. Sejauh mata memandang selama saya berlayar di aliran sungai hingga ke masing-masing dermaga yang ada di Kawasan wisata, tidak ditemukan fauna buas layaknya di Amazon yang sebenarnya. Jadi nikmati ketenangannya tanpa perlu khawatir akan menemukan hewan seperti buaya yang biasanya berhabitat di muara sungai seperti ini.

DSC00719
Salah satu sudut di Kampung Berua

Setelah menyusuri kerennya sungai Pute, sampailah ke dermaga yang merupakan gerbang untuk masuk ke Kampung Berua. Kampung Berua termasuk tempat wisata yang jauh dari keramaian karena jalan masuk satu-satunya ke kampung tersebut hanya melalui Sungai Pute. Setelah tiba di Kampung Berua, wisatawan bisa trekking di sekitaran pegunungan batu kapur. Karena harus melewati jalan setapak di sela-sela area sawah yang basah dan licin, lebih gunakan sepatu atau sandal gunung agar trekking lebih nyaman. Pegunungan karst-nya tampak begitu megah dan ditumbuhi tumbuhan subur.

Mengunjungi kampung berua tidak lengkap rasanya jika tidak masuk ke beberapa goa yang ada di Kawasan pegunungan karts ini, ada goa berlian, goa kangkong dan goa lain yang harus masuk list destinasi kamu di rammang-rammang. Goa berlian merupakan tempat yang paling diminati wisatawan, karena mempunyai keunikan dengan bentuknya yang vertikal mengharuskan pengunjung memanjat ke atas masuk di sela-sela batu untuk bisa masuk ke dalam dan melihat megahnya isi goa dimana terdapat butiran berlian di sebagian dindingnya.

DSC00724
Didinding Berlian di Goa Berlian

Harga sewa perahu beda-beda tergantung muatannya, untuk 1-4 orang harga sewanya adalah Rp 200 ribu per perahu untuk setiap perjalanan pulang pergi dari dermaga ke Kampung Berua. Sementara untuk perahu dengan kapasitas hingga 7 orang harga sewanya adalah Rp 250 ribu, dan kapasitas yang cukup untuk lebih dari 10 orang harga sewanya adalah Rp300 ribu.

Di balik keindahan dan kekayaaan sejarah rammang-rammang, kawasan ini terlihat kurang terawat dengan banyaknya sampah yang bertebaran di beberapa destinasi, termasuk di sepanjang aliran sungai Pute yang merupakan akses utama untuk menjelajah pegunungan karst. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola, akan tetapi semua pihak yang berkaitan dengan Kawasan termasuk kita sebagai pengunjung yang menikmati harus ikut menjaga dan melestarikan Kawasan yang indah ini. So, jadilah wisatawan yang bijak dalam berkelana dan jangan buang sampah di sembarangan tempat ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: