Tersesat di Pacitan: Berlayar di Amazon (Part 1)

Pernahkah kamu merasakan suasana damai yang menenangkan, bertemankan aliran air sungai yang juga tenang? Menyusuri sungai hingga bermuara pada pantai dengan perasaan senang, memandang luas pada laut lepas.

Pacitan merupakan salah satu kabupaten di ujung barat Provinsi Jawa Timur, yang mungkin namanya sudah sering kita dengar ketika mempelajari sejarah Indonesia. Ini marupakan kunjungan pertama saya ke Pacitan yang terinspirasi dari kabar baik mengenai keindahan alamnya yang menakjubkan. Terletak di bagian selatan pulau Jawa, Pacitan memiliki potensi wisata besar seperti wilayah di bagian selatan lainnya di Pulau Jawa.

Salah satu destinasi yang menakjubkan di Pacitan adalah sungai-sungai cantik yang diantara panoramanya menyerupai sungai Amazon, salah satu sungai terkenal di dunia. Jika diperhatikan di dalam peta, terdapat banyak garis berwarna biru muda yang menandakan banyaknya aliran sungai di kawasan Pacitan yang langsung mengarah ke samudera lepas.

Dari sekian banyak sungai di Pacitan, terdapat beberapa sungai yang memiliki karakteristik yang sama dimana sungai ini bermuara langsung menuju laut lepas Jawa bagian selatan. Salah satunya adalah sungai Maron yang terletak di Desa Dersono, Pringkulu, Kab. Pacitan. Letaknya tidak terlalu jauh dari pantai Klayar yang merupakan salah satu pantai pesohor di Pacitan. Berlayar di sungai Maron akan merasakan senasi berbeda, karena katanya sensasinya seperti sedang berlayar di Amazon. Baca Berlayar di Maron

_MG_6718
Amazonnya Pacitan

Panorama khas amazon sangat terasa di Maron, dengan hiasan pohon kelapa dan semak belukar di samping sungai yang juga membuat suasana menjadi sejuk dan tenang. Perpaduan warna kehijauan dari air sungai, berpadu dengan keberadaan flora yang ada di sekitar aliran sungai ini. Kedalaman sungai Maron bervariasi dari yang paling dangkal dengan kedalaman 5 meter yang menjadi salah satu tempat untuk berenang, hingga yang paling dalam lebih dari 20 meter. Sejauh mata memandang selama saya berlayar di aliran sungai hingga ke muara, tidak ditemukan fauna buas layaknya di Amazon yang sebenarnya. Jadi nikmati ketenangannya tanpa perlu khawatir akan menemukan hewan seperti buaya yang biasanya berhabitat di muara sungai seperti di Maron ini.

YDXJ1005.jpg
Enjoy the Moment

 

Selain sungai Maron, kamu juga bisa mengunjungi sungai Cokel atau Kali cokel yang menyuguhkan pemandangan yang tak kalah indahnya dari Maron. Sungai yang terletak di sekitar Pantai Watukarung ini bermuara ke pantai Nguyuban.

One thought on “Tersesat di Pacitan: Berlayar di Amazon (Part 1)

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: