Mudik Lebaran, Saatnya Jelajah Kampung Halaman

Pernahkah terfikir di benak kamu, jika di sekitar kampung halamanmu ada tempat atau destinasi yang indah?

Baca Gunung Ciremai: Indahnya Atap Jawa Barat

Momen mudik dalam perayaan idul fitri atau lebaran merupakan suatu aktifitas yang sakral, dan rasanya menjadi budaya yang harus di lakukan. Tak heran masyarakat Indonesia dijuluki sebagai masyarakat perantau. Pulang ke kampung halaman dengan motivasi bertemu dan berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara, adalah momen yang membahagiakan untuk seorang perantau. Mungkin saya dan kamu termasuk salah satu dari mereka.

Buat saya sendiri, mudik ke kampung halaman adalah tentang rindu pada rumah, keluarga, saudara, warga desa dan semua tentang yang ada di sana. Tapi di waktu yang sekarang, rasanya ada makna lain dari sekadar berkumpul dengan keuluarga. Mudik ke kampung halaman bisa menjadi pengalaman liburan dengan menjelajahi destinasi di dekat rumah. Keuntungannya tentu tak perlu mengeluarga cost yang besar, dan tak perlu rencana yang matang. Tinggal keluar rumah dan biarkan kaki melangkah mencari keindahan. Karena pada dasarnya tanah air ini sudah indah, tinggal kita mau atau tidak untuk menemukan keindahan itu. Mungkin salah satunya ada di sekitar kampung halamanmu.

Pengalaman ini yang sedang saya rasakan sekarang, penasaran dengan potensi tempat wisata di sekitar rumah, saya memberanikan diri untuk menjelajah kampung halaman. Berawal dari keresahan hati ketika saya bisa melakukan perjalanan yang jauh dari rumah untuk menemukan Indonesia, maka sudah tentu saya juga bisa menemukannya di dekat rumah.

Tempat yang saya temukan adalah Puncak Sawiyah yang merupakan kawasan perkebunan sayuran dengan konsep penamanan terasering, sehingga membuatnya indah untuk dipandang. Terasering merupakan pola bercocok tanam dengan sistem bertingkat-tingkat atau berteras-teras, salah satu fungsinya menciptakan keindahan adalah sebagai upaya pencegahan erosi tanah (ilmugeografi.com)

_MG_6968
Bercocok Tanam dengan Sistem Terasering

Puncak Sawiyah letaknya berada di Desa Sangiang yang berdekatan dengan situs wisata Situ Sangiang. Berjarak sekitar 10 km saja dari rumah saya di Cikijing, atau sekitar 25 km dari pusat kota Majalengka. Puncak Sawiyah menyuguhkan pemandangan dataran tinggi yang cukup membuat pikiran menjadi tenang. Udara dingin khas daerah pegunungan pun menyegarkan raga yang terpapar panas hawa kota. Tempat yang sangat cocok untuk menenangkan diri dan menjelajah inspirasi agar siap untuk bekerja kembali.

Terletak tepat di kaki gunung Ciremai, kampung halaman saya menawarkan banyak destinasi wisata khas daerah dataran tinggi, seperti kawasan perkebunan, kebun teh, curug atau air terjun, hutan pinus dan destinasi menarik lainnya. Dengan melakukan penjelahan ini membuat saya sadar bahwa sebelum kamu bercerita tentang destinasi yang jauh di sana, alangkah baiknya kamu bercerita tentang destinasi yang dekat dengan rumah di kampung halamanmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: