Unsur Budaya Sunda: Sistem Organisasi Masyarakat di Kampung Naga

Sistem organisasi masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam suatu kebudayaan. Sistem tersebut yang mengatur tata kehidupan sosial dan pemerintahan di masyarakat.

Meneruskan tulisan saya sebelumnya tentang kebudayaan sunda di Kampung Naga, saya akan bahas bagaimana unsur-unsur budaya sunda hidup lestari dalam kehidupan sosial di Kampung Naga. Baca Unsur Budaya Sunda: Sistem Kepercayaan dan Pengetahuan di Kampung Naga.

Masyarakat kampung naga merupakan tatanan masyarakat yang memiliki hubungan yang sangat erat dalam kekeluargaan. Organisasi masyarakat di kampung naga bersifat sama rata tidak ada tingkatan yang membedakan satu dengan yang lainnya. Hal ini dapat dilihat dalam kebiasaan bermusyawarah antar sesama warga ketika terdapat permasalahan di masyarakat.

Organisasi masyarakat di kampung naga dipimpin oleh dua pimpinan yang memiliki tugas dan fungsinya masing-masing, yaitu pimpinan formal dan pimpinan non formal. Pimpinan formal merupakan pimpinan adat yang ditugaskan untuk mengurus setiap permasalahan dan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan adat kebudayaan sunda. Pimpinan formal ditentukan dan diambil berdasarkan garis keturunan, yang terdiri dari 3 pimpinan, yaitu Bapak Kuncen, Bapak Punduh dan Bapak Lebe.

Sedangkan pimpinan non formal merupakan pimpinan yang ditugaskan sebagai wakil dari pemerintah untuk mengurus setiap permasalahan dan kebutuhan masyarakat sebagai warga Negara Indonesia. Pimpinan non formal terdiri dari pimpinan RT/RW dengan tugas menyampaikan informasi keluar berkaitan dengan pelayanan pemerintahan.

Kegiatan dan ritual masyarakat di kampung naga dilaksanakan di bale kampung. Kegiatan seperti musyawarah warga, kunjungan wisata pendidikan budaya, dilaksanakan di bale kampung yang dapat menampung sekitar 100 orang.  Selain bale kampong, di kampung naga juga terdapat Bumi Ageung yang dibuka setiap ada acara ritual. Bumi Ageung tempatnya terbatas hanya untuk sekelompok warga saja yang bias masuk, seperti sesepuh kampung naga dan jajarannya.

Baca juga Tentang Budaya Sunda

2 thoughts on “Unsur Budaya Sunda: Sistem Organisasi Masyarakat di Kampung Naga

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: